MAKALAH MANAJEMEN PERKANTORAN DAN PERSONAL KANTOR


 

I.      PENDAHULUAN


Sejalan dengan laju pembangunan nasional disegala bidang , pemerintah di tuntut pula untuk meningkatkan kualitas kemampuan  didalam menunjang efektifitas para pegawai dimasa yang akan datang. Pelaksanaan tersebut melalui berbagai bidang organisasi , baik itu lembaga masyarakat ataupun lembaga-lembaga pemerintahan yang ada di pusat maupun di daerah. Khususnya dalam lembaga-lembaga pemerintahan yang dewasa ini  terjadi perubahan system. Sehingga pada gilirannya akan menghasilkan produktivitas kerja yang optimal.

II. PERMASALAHAN

TENTANG  : MANAJEMEN PERKANTORAN DAN PERSONAL KANTOR

                                          III. PEMBAHASAN

Manajemen memiliki unsur yang lebih dikenal dengan istilah “ The six M In Management” yang terdiri dari ; * Man, Money, Methods, Materials, Machines, Market *. Manfaat manajemen perkantoran ini yaitu, semangat kerja yang tinggi serta hasil yang layak, pegawai akan paham atau mengetahui tugas dan kewajibannya masing-masing sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab, pencapaian tujuan dapat dilakukan secara efektif dan efisien, akan diketahui gambaran yang jelas dan lengkap mengenai seluruh kegiatan yang ada ditinjau dari perencanaan dalam manajemen, adanya pedoman kerja yang jelas didalam manajemen.
Pengertian manajemen perkantoran menurut G.R. Terry adalah perencanaan, pengawasan, dan pengorganisasian pekerjaan kantor serta menggerakkan mereka yang melaksanakan pekerjaan kantor tersebut untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu.
Kegiatan dalam manajemen perkantoran antara lain, menentukan luasnya otomatisasi kantor, memelihara pelayanan kantor dan fasilitas komunikasi, menentukan arah tindakan untuk menyelesaikan pekerjaan kantor, mengukur dan menilai jumlah dan mutu pekerjaan kantor, memelihara pekerjaan kantor yang efektif, mendorong pegawai kantor untuk bekerja sebaik – baiknya sesuai dengan ketentuan masing – masing.
Didalam personal kantor kita tentu sering mendengar istilah pegawai negeri, pegawai swasta, pegawai tetap dan pegawai honorer. Kesemuanya itu memiliki arti yang sama tetapi memiliki objek yang berbeda. Selain itu ada juga penggolongan lain didalam personal kantor yaitu offiche personil ialah personal kantor sebagai tenaga ketatausahaan dan personal kantor bukan tenaga ketatausahaan misalnya, teknisi mesin dan penjaga keamanan.

Syarat-syarat personal kantor yaitu :
1.      Memiliki pengetahuan.
2.      Memiliki keterampilan.
3.      Memiliki.keperibadian.
4.      Dapat menyimpan rahasia.
Tugas dan tanggung jawab personal kantor yaitu menentukan perencanaan dan menerangkan tugas yang akan dicapai, menempatkan orang sesuai dengan kedudukannya dengan memberi upah sesuai dengan pekerjaannya dan melaksanakan pengawasan kepada bawahan.

Langkah – langkah seleksi didalam personal kantor

Agar memperoleh tenaga kerja sesuai dengan yang diharapkan maka pelaksanaan seleksi harus berpedoman pada kualifikasi dasar yaitu keahlian (technical skill, conseftual skill, human skill), pengalaman, umur/usia, jenis kelamin, pendidikan, keadaan fisik, tampang, bakat, temperamen dan karakter. Walaupun dalam pelaksanaannya tidak seluruhnya harus dimiliki oleh seorang calon pegawai karena hal itu tergantung dari masing-masing jabatan yang hendak diisi.

Langkah – langkah dalam seleksi adalah sebagai berikut :
  1. Seleksi administratip (seleksi mengenai persyaratan administratip)
  2. Mengadakan tes (untuk mengukur kemampuan sesorang)

Tahapan – tahapannya meliputi :
  1. Tes pengetahuan umum dan akademi atau keahlian
  2. Tes psikologis (Achhierement Test – mengetahui kecakapan pelamar- Apthitute Test –mengukur bakat calon pegawai – Intelegence Test – mengukur kesangkupan mental calon pegawai – Interest Test – menetukan aktifitas yang paling menarik perhatian calon pegawai – Personality Test – menetukan sifat keperibadian calon pegawai).
  3. Tes wawancara (Interview)
  4. Tes kesehatan.
  5. Pengumuman hasil seleksi.
  6. Masa orientasi personal kantor
  7. Penempatan personal kantor.
  8. Pengembangan personal kantor.
  9. Mutasi, promosi, dan domosi personal kantor.
  10. Pemberhentian personal kantor.

Alasan – alasan pemberhentian :
1.      Karena keinginan pihak perusahaan atau kantor.
2.      Alasan dari pihak pegawai.
3.      Karena meninggal dunia.

Macam – macam pemberhentian Pegawai Negeri Sipil :
  1. Pemberhentian atas permintaan sendiri.
  2. Pemberhentian karena pencapaian usia pensiun.
  3. Pemberhentian karena adanya penyederhanaan organisasi.
  4. Pemberhentian karena melakukan pelanggaran/penyelewengan.
  5. Pemberhentian karena tidak cakap jasmani dan rohani.
  6. Pemberhentian karena peninggalan tugas.
  7. Karena meninggal dunia/hilang.
  8. Karena melakukan pelanggaran peraturan disiplin pegawai negari.

IV. KESIMPULAN

Manjemen perkantoran merupakan kerjasama diantara sekelompok orang untuk mencapai tujuan kantor yang telaj ditetapkan sebelumnya dengan melaksanakan fungsi-fungsi manajemen perkantoran.
Untuk dapat menunjang efektifitas kerja pegawai/personal kantor maka diperlukan beberapa cara yaitu melalui beberapa ketentuan seperti syarat – syarat, melakukan beberapa seleksi, dan mengetahui beberapa tugas serta wewenang personal kantor.
Dengan melalui kesimpulan tersebut maka akan diperoleh hasil yang maksimal, baik serta memuaskan bagi manajemen perkantoran dan para pegawai/personal kantor didalam instansi pemerintah manapun.
  

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Comments